INFO
Goresan Aksara Terakhir Sang Maestro: Selamat Jalan, Bintang Sastra dan Teater Bawean (1953 - 2026)  •  ​Menemukan Cinta di Tambak Timur: Catatan Seorang "Migran Rural-Rural" tentang Perubahan dan Kekompakan  •  Aldebaran Meluncur: Semoga Sekadar Menyalurkan Hobi, Bukan Apa Yo?  •  Tambak Timur, Sebuah Kisah Cinta, Ketulusan dan Berbagi  •  Liburan di Pantai Mayangkara

Covid-19 Merenggut Kebebasanku

Diposting pada 28/08/2021 oleh admin dalam kategori Jurnal Keluarga
NWC SHIPYARD PANDAN - SG

Hampir dua tahun saya harus rela berpisah dengan Keluarga tercinta dan belum ada kepastian kapan saya bisa pulang bertemu lagi dengan Mereka untuk melepas rindu. “Kebebasanku terpasung karena Covid-19” Itulah kata-kata yang selalu berkecamuk dalam jiwa.

Alhamdulillah sudah melaksanakan vaksinasi dosis penuh dengan Ikhtiar untuk sehat agar imun tubuh lebih kuat meghadapi dan memerangi virus Corona Covid-19. Dan Alhamdulillah juga vaksin yang saya gunakan waktu itu dari Pfizer-BioNTech yang katanya banyak diterima di banyak negara.

Yah, walau vaksin dosis pertama dan kedua sudah saya laksanakan sesuai yang dianjurkan oleh pemerintah setempat, tapi tetap saja tidak banyak memberikan kontribusi untuk kepulangan saya ke kampung halaman karena pintu masuk dan keluar masih tertutup rapat untuk saya khususnya dan juga kami para pekerja migran umumnya karena di negara asal saya kasus covid-19 masih sangat tinggi. Mungkin itu yang menjadi penyebab kepulangan saya selalu tertunda.

Buat para pekerja migran agar terhindar dari migrain (sakit kepala sebelah) apalagi yang kerjanya cuma lihat air laut, tetap semangat ya dan banyak berdoa semoga pandemi ini segera berakhir. Selalu ingatkan Keluarga kita khususnya diri kita sendiri untuk tetap menjaga kesehatan dan selalu patuhi protokol kesehatan jangan nakal ya..

#AYOVAKSIN #PAKAIMASKER #JAGAJARAK #JAUHIKERUMUNAN #DIRUMAHSAJA #PATUHIPROKES #CUCITANGANPAKAISABUN

Kalau semua itu sudah dilaksanakan dan dipatuhi Insya Allah dalam waktu yang tidak lama lagi kita semua akan segera bertemu keluarga tercinta dan Naudzubillah semoga bukan bertemu malaikat maut. Amin

Jurnalisme Warga (Penafian)

Semua isi konten dalam situs ini adalah murni opini pribadi. Hasil dan pengalaman tiap pembaca bisa berbeda. Dengan mengakses situs ini, Anda setuju untuk membebaskan penulis dari segala kerugian, tuntutan, maupun tanggung jawab hukum atas penggunaan informasi di dalamnya.